Audit Around Computer and Audit Through Computer

Audit Sistem Komputer

Komputerisasi mempunyai dampak yang besar terhadap prosedur dan teknik auditing. Pelaksanaan semua audit dilandasi standar yang menyangkut profesionalisme yang dibutuhkan. Oleh karena itu, pelaksanaan audit system komputer tidak dapat menghilangkan kebutuhan akan pengalaman dan penilaian profesional auditor.

 

Audit PDE Auditing PDE adalah proses pengumpulan dan penilaian bukti untuk menentukan apakah sistem komputer perusahaan mampu mengamankan harta, memelihara kebenaran data, mampu mencapai tujuan perusahaan secara efektif, dan menggunakan aktiva perusahaan secara tepat.

Perbedaan Sistem Komputer dan Manual

Image

Tiga pendekatan kunci metode auditing berdasarkan komputer (EDP Auditing) adalah auditing di sekitar komputer, (audit around computer) auditing melalui computer (audit through computer) dan auditing dengan computer (audit with computer). Cara yang digunakan dalam EDP auditing adalah data uji, pengujian terpadu, simulasi paralel, teknik modul audit terpasang dan audit dengan bantuan mikrokomputer.

 

Auditing dalam lingkungan data elektronik. Suatu lingkungan pengolahan data elektronik (PDE) adalah bila suatu komputer dengan tipe atau ukuran apapun digunakan dalam pengolahan informasi keuangan suatu perusahaan yang signifikan bagi audit, terlepas apakah komputer tersebut dioperasikan oleh perusahaan yang bersangkutan atau oleh pihak ketiga Tujuan dan Lingkup Audit secara keseluruhan tidak mengalami perubahan dalam lingkungan pengolahan data elektronik. Akan tetapi penggunaan suatu komputer dapat mengubah pengolahan dan penyimpanan informasi keuangan dan dapat berdampak terhadap organisasi dan prosedur yang digunakan oleh perusahaan dalam mencapai pengendalian intern yang memadai. Oleh karena itu, prosedur yang digunakan oleh auditor dalam memperoleh pemahaman dan melakukan pengujian pengendalian atas sistem akuntansi dan pengendalian intern yang berkaitan dengan serta sifat, saat, dan luas prosedur audit lainnya dapat dipengaruhi oleh lingkungan data elektronik C.3 Keahlian dan Kompetensi Auditor dalam audit PDE Jika auditor melaksanakan auditnya dalam pengolahan data elektronik, maka ia harus memiliki pemahaman yang cukup mengenai perangkat keras, perangkat lunak dan sistem pengolahan data dengan komputer untuk merencanakan penugasan dan ia harus memahami bagaimana dampak pengolahan data elektronik terhadap prosedur yang digunakan oleh auditor dalam memperoleh pemahaman dan melakukan proses audit, termasuk penggunaan teknik teknik berbantuan komputer (TABK). Auditor harus memiliki pengetahuan pengolahan data elektronik yang memadai untuk menerapkan prosedur audit Dalam pelaksanaan auditnya tergantung atas pendekatan audit yang digunakan yaitu audit around computer, audit through computer atau audit with computer.

a.      Audit Around Computer

Dalam pendekatan audit disekitar komputer, auditor dapat melangkah kepada perumusan pendapat dengan hanya menelaah struktur pengendalian dan melaksanakan pengujian transaksi dan prosedur verifikasi saldo perkiraan dengan cara yang sama seperti dalam sistem bukan PDE. Auditor tidak melakukan upaya untuk menguji pengendalian PDE kilen, tetapi terhadap input serta output sistem aplikasi. Dari penilaian terhadap kualitas input dan output sistem aplikasi ini , auditor dapat mengambil kesimpulan tentang kualitas pemrosesan data yang dilakukan klien. Oleh karena itu auditor harus dapat mengakses ke dokumen sumber yang cukup dan daftar keluaran (output) yang terinci dalam bentuk yang dapat dibaca. Kuncinya adalah penelusuran transaksi terpilih mulai dari dokumen sumber sampai ke perkiraan dan laporan keuangan. Untuk menerapkan metode ini, pertama auditor meninjau dan menguji pengendalian masukan (input control), kemudian menghitung hasil yang diharapkan dari pemrosesan transaksi yang terpilih lalu auditor membandingkan hasil sesungguhnya seperti yang tampak dalam laporan ikhtisar saldo perkiraan, dengan hasil yang dihitung secara manual.

Image

b.      Audit Through Computer

Pendekatan ini banyak digunakan dalam audit PDE. Auditor menggunakan komputer untuk menguji logic dan pengendalian yang ada dalam komputer dan catatan yang dihasilkan oleh komputer. Besar kecilnya penggunaan (peranan) komputer dalam audit tergantung pada kompleksitas dari sistem komputer perusahaan yang diaudit. Penggunaannya dapat sederhana atau lebih rumit. Dalam pendekatan ini fokus perhatian auditor langsung pada operasi pemrosesan di dalam sistem komputer. Pendekatan sistem melalui komputer cocok dalam kondisi :

·         Sistem aplikasi memroses input yang cukup besar dan menghasilkan output yang cukup besar pula, sehingga memperluas audit untuk meneliti keabsahannya.

·         Bagian penting dari struktur pengendalian intern perusahaan terdapat di dalam komputer yang digunakan.

·         Sistem logika komputer sangat kompleks dan memiliki banyak failitas pendukung

·         Adanya jurang yang besar dalam melaksanakan audit secara visual, sehingga memerlukan pertimbangan antara biaya dan manfaatnya.

Image

c.       Audit With Computer

Pada pendekatan ini audit dilakukan dengan menggunakan komputer dan software untuk mengotomatisasi prosedur pelaksanan audit . Pendekatan ini dapat menggunakan beberapa Computer Assisted Audir Techniques sebagai berikut : Sistem Control Audit Reviw File (SCARF), snapshot (pemotretan cepat). Pendekatan audit dengan bantuan komputer merupakan cara audit dengan bantuan komputer, yang sangat bermanfaat selama pengujian substantif ats file dan record perusahaan. Software audit yang digunakan merupakan program komputer yang digunakan oleh auditor untuk membantu pengujian dan evaluasi keandalan record dan file perusahaan. Software audit yang digunakan dapat digolongkan menjadi dua golongan :

·         Perangkat lunak audit terspesialisasi ( SAS/ specialized audit software)

·         Perangkat lunak auidit tergeneralisasi (GAS/ generalized audit software)

Image

Menurut Mukhtar (1999:117) Beberapa tahun yang lalu pemeriksa menjalankan pemeriksaan melalui hasil cetakan yang dihasilkan oleh sistem komputer. Pendekatan ini dikenal dengan nama pemeriksaan sekitar komputer (audit around computer). Asumsi yang digunakan pada pendekatan ini adalah jika sample dari output sistem komputer merupakan hasil dari suatu input maka prosesnya akan dapat dipercaya. Pendekatan ini digunakan 20-30 tahun yang lalu dimana pengetahuan pemeriksa terhadap SIBK masih ketinggalan. Namun sejalan dengan meningkatnya tingkat kesulitan mengaplikasikan sistem ini dan penghilangan jejak-jejak pemeriksaan oleh sistem computer maka digunakan cara lain yaitu pemeriksaan melalui computer (audit through computer) yang menggunakan computer pemeriksaan dan control akurasi system

SUMBER

http://imas.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/35593/1-Konsep+Audit+Sistem+Informasi.pdf

http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/25960/3/Chapter%20II.pdf

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s